Dari kampung wisata di tepian Ciliwung, tujuh museum bersejarah, hingga kuliner legendaris yang bertahan puluhan tahun inilah panduan lengkap berwisata di Kota Bogor.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor
Kota Bogor selama ini dikenal sebagai kota hujan dengan keindahan alam, sejarah, dan kekayaan budaya yang luar biasa. Namun lebih dari itu, Kota Bogor juga telah berkembang menjadi Kota Kreatif, tempat lahirnya berbagai inovasi, ekspresi seni, serta aktivitas ekonomi kreatif yang tumbuh pesat dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terbukti memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan daerah. Data terbaru menunjukkan bahwa PAD dari sektor pariwisata dan kebudayaan menempati urutan nomor 3 terbesar di Kota Bogor, capaian yang membanggakan sekaligus dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, atraksi, dan kegiatan budaya di kota tercinta ini.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor berkomitmen mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri pariwisata, komunitas kreatif, serta masyarakat luas. Melalui kolaborasi inilah ekosistem pariwisata dan kebudayaan akan semakin kuat, berkelanjutan, dan memberi manfaat yang lebih luas.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Hampir secara umum penduduk Bogor meyakini bahwa kota ini memiliki hubungan lokatif dengan Kota Pakuan, ibu kota Pajajaran. Kota Bogor memiliki sejarah panjang yang cukup penting, mulai dari sejarah Kerajaan Pakuan Pajajaran hingga sejarah kolonial Inggris, Belanda, dan Jepang. Peninggalannya masih dapat disaksikan hari ini, seperti prasasti batu tulis dan bangunan-bangunan bersejarah yang terpelihara.
Ada beberapa pendapat mengenai asal-usul nama "Bogor" menurut Danasasmita (1983): dari salah ucap kata Sunda untuk "Buitenzorg" (nama resmi masa kolonial Belanda), dari kata "Baqhar/Baqar" yang berarti sapi, mengacu pada patung sapi di Kebun Raya, atau dari kata "Bokor", sejenis bakul logam.
Pertumbuhan kunjungan wisatawan, kontribusi ekonomi kreatif, dan sebaran sektor pariwisata Kota Bogor dari tahun ke tahun.

Wisata alam dengan pemandangan danau bak lukisan. Dikembangkan sejak 1954 oleh pemerintah Hindia Belanda, danau seluas 1 hektar ini punya pulau kecil untuk acara adat masyarakat setempat serta makam Eyang Prabudilaya, tokoh masyarakat lokal.
Danau ini juga menjadi hutan penyeimbang ekosistem tanaman tropis, tempat ideal untuk memancing, menaiki perahu, atau piknik keluarga di bawah pohon rindang.

Kampung pemukiman padat di tengah delta Sungai Ciliwung yang terkenal dengan keanekaragaman budaya serta toleransi antarumat beragama yang sangat kuat. Di sini terdapat Kelenteng Phan Kho Bio, salah satu kelenteng tertua di Bogor.
Pengunjung dapat menyusuri gang-gang sempit yang dihiasi mural warna-warni bernuansa sejarah, kebudayaan Sunda-Tionghoa, serta menikmati aneka kuliner khas warga lokal.

Memiliki 3 destinasi dalam satu kawasan yang disebut Segitiga Wisata Mulyaharja. Ciharashas Mulyaharja dikenal sebagai kawasan Agro Eduwisata Organik dengan konsep On Farm dan Off Farm, dikemas dengan program "EduFun".
Saung Eling menawarkan cara pengolahan pangan tradisional yang dipadukan teknologi, mulai dari memanen singkong, membuat Mie Samhyang, memanen madu lebah trigona, hingga mengolah hasil panen sendiri.

Kampung wisata edukasi yang mengembangkan ekonomi kreatif lewat edukasi batik sebagai pemberdayaan kaum ibu. Berlokasi di Kampung Neglasari, Bogor Utara, kampung ini telah melahirkan 40 pengrajin batik yang mendirikan brand-nya sendiri.
Menawarkan program wisata "Utak Atik Kampung Batik EduTour" yang membawa pengunjung bersafari ke sembilan galeri batik warga hingga praktik membuat batik tulis.

Terletak di Kelurahan Babakan, Bogor Tengah, tepi Sungai Ciliwung, direalisasikan pada 2018 sebagai hasil kolaborasi Pemerintah Daerah dan masyarakat. Pengunjung disambut Tari Mojang Priangan dan musik angklung, lalu diajak berkeliling kampung labirin sambil menikmati kaulinan tradisional anak-anak.
Salah satu usaha khas warga Kampung Jukut adalah emping jengkol turun-temurun. Saat event Kampung Labirin, pengunjung juga bisa menyaksikan penampilan marawis.

Mengolah kain-kain perca menjadi karya seni bernilai ekonomi. Pasca pandemi, kampung ini bangkit lewat industri kreatif dan menjadi kampung tematik sejak 2021, mulai dari pelatihan membuat masker, taplak meja, sarung bantal, hingga pakaian sunda dari kain perca.
Terdapat galeri Tama dan tiga galeri warga lainnya, wisata kuliner jajanan kreasi warga, serta pentas tari Tunggul Kawung di Kampung Wisata Seni Edas untuk menyambut pengunjung.

Destinasi ekowisata dan agrowisata unggulan di Bogor Selatan yang terkenal dengan kebun durian lokal legendaris seperti Durian Matahari dan Durian Rancamaya. Pengunjung dapat menikmati sensasi memetik dan mencicipi durian langsung dari pohonnya di tengah suasana pedesaan yang asri.
Selain olahan durian kreatif warga, kawasan ini juga menyediakan fasilitas edukasi budidaya tanaman buah serta pemandangan latar Gunung Salak yang memukau.
Museum khusus milik TNI Angkatan Darat. Pada 1993, Yayasan Pembela Tanah Air (Yapeta) meminta bangunan bekas Pusat Pendidikan PETA untuk dijadikan museum. Diresmikan 18 Desember 1995 oleh Presiden Soeharto, kini pengelolaannya berada di bawah Dinas Sejarah Angkatan Darat.
Didirikan 1894 atas gagasan J.C. Koningsberger, ahli botani Belanda dan perintis Kebun Raya Bogor, diresmikan Agustus 1901. Koleksinya berasal dari pengumpulan spesimen di Indonesia dan berbagai negara — sempat berganti nama beberapa kali sebelum menjadi Museum Zoologi Bogor.
Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia adalah pengembangan dari Museum Etnobotani Indonesia (MEI) yang dicetuskan Prof. Sarwono Prawirohardjo. Diresmikan 18 Mei 1982 oleh Menristek Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie, bertepatan dengan pembangunan gedung baru Herbarium Bogoriense.
Diresmikan 18 Oktober 2014 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan Kompleks Istana Kepresidenan Bogor seluas 3.211,6 m². Menyimpan memorabilia dan sajian visual perjalanan para Presiden Republik Indonesia sebagai wahana rekreasi dan edukasi.
Berdiri sejak 29 September 1988, menempati gedung Laboratorium Voor Agrogeologie en Grond Onderzoek yang didirikan pemerintah Belanda sekitar 1900. Dibuka kembali 5 Desember 2017 bertepatan Hari Tanah Sedunia oleh Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P.
Didirikan lewat musyawarah para tokoh Pejuang Karesidenan Bogor (meliputi Bogor, Sukabumi, Cianjur, dan Depok). Diprakarsai dan diresmikan oleh Mayor Ishak Djuarsah pada 10 November 1957, untuk mewariskan semangat dan nilai '45 kepada generasi berikutnya.
Museum basket dan lapangan berstandar internasional, diresmikan Desember 2020. Pada Mei 2021 dikunjungi Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno. Mengusung slogan "All-Star, All In" dengan tiga pengalaman: Education, Experience, dan Entertainment dalam satu tempat.
Bir Kotjok si Abah tidak menggunakan bahan baku yang mengandung alcohol, melainkan menggunakan rempah rempah yang menyehaatkan dan menangatkan tubuh. Rempah-rempah yang digunakan yaitu jahe, cengkeh, dan kayu manis
Cungkring merupakan singkatan dari cungur (moncong sapi) dan garingan atau gorengan. Cungkring Pak Jumat punya ciri khas daripada yang lainnya yaitu di gorengannya terdapat biji-biji ketumbar yang menjadikan cita rasa tersendiri.
Doclang merupakan makanan tradisional Kota Bogor yang memiliki keunikan dari lontong atau pesor (sebutan untuk lontong bagi orang sunda). Doclang memiliki titik pusat untuk mencicipi atau mengkonsumsinya yaitu berada pada Jalan Jembatan Merah atau yang sering disebut oleh orang sekitar Jalan Veteran
Asinan Jagung Bakar Pak Sabur sudah ada sejak tahun 1968 Asinan yang bahan baku utamanya adalah Jagung Bakar yang dituangkan kuah dengan bahan rempah-rempah untuk membuat asinan pada umumnya.
30 kuliner legendaris yang jadi ingatan rasa warga Bogor lintas generasi:
Kota Bogor memiliki 24 trayek angkot, masing-masing dengan jalurnya sendiri.
Layanan bus rapid transit bersubsidi BTS oleh BPTJ Kementerian Perhubungan, dioperasikan PT Kodjari Tata Angkutan.
"Uncal" — Bahasa Sunda untuk rusa, ikon kota Bogor. Singkatan dari Unforgettable City Tour Loveable City. Meluncur dari kantor walikota, berkeliling Kebun Raya tanpa dipungut biaya. Daftar via Instagram @uncal.bogor.
Menyambut matahari terbit di ketinggian 675m. Fasilitas: welcome drink, local guide, snack, air mineral.
Menjelajah Saung Eling, Mulyaharja, Situ Gede, Kampung Batik Cibuluh & Perca dengan homestay dan aktivitas budaya.
Alun-alun Bogor Surya Kencana Mulyaharja, mengunjungi museum tanah, kebun wisata, dan Bogor Nirwana Residence.
Rute wisata edukasi untuk pelajar mengenal sejarah & kebudayaan Kota Bogor, mengunjungi museum dan kampung tematik.